Pentingnya penguasaan bahasa internasional dalam menunjang kepartisipasian ”pergaulan” global, memunculkan kesadaran sekolah-sekolah saat ini mengembangkan program peningkatan kemampuan berbahasa inggris anak didiknya. Berbagai kegiatan inovatif dilakukan guna merangsang anak terbiasa menggunakan bahasa inggris. Sebagian orang tua yang menyadari hal ini, bahkan tak segan mengeluarkan biaya tambahan bagi anaknya dengan memberikan les privat, kursus ataupun terlibat dalam klub-klub meeting. Pendidikan anak yang berkualitas benar sebuah investasi masa depan dan satu gaya hidup modern.
Fakta ini seolah telah menjadi fenomena realistis dalam kehidupan kita saat ini. Karenanya, SMP YPS sebagai institusi pendidikan yang visioner memiliki outstanding jangka panjang menjadi sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran Bilingual (Indonesia-Inggris) dengan akreditasi international. Saat ini, sekolah sedang merintis jalan dengan berupaya mengembangkan kompetensi seluruh komponen sekolah (guru, pegawai, dan siswa). Selain mengembangkan empat kompetensi utama yakni kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial, guru dan pegawai sekolah harus ditunjang dengan kemampuan berbahasa inggris yang baik. untuk memantau perkembangan kemampuan yang satu ini, sekolah akan menggunakan hasil Tes Toefl secara berkala sebagai barometer .
Program yang diselenggarakan sekolah untuk siswa meliputi English club, English Contest, English camp, berpartisipasi dalam setiap English Event, penambahan jam belajar bahasa Inggris dan berbagai program lainnya yang terintegrasi. Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akselerasi kemampuan berbahasa inggris anak, sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan ke sekolah fovaritnya ataupun dalam menjalani kehidupan yang serba global.
Pada akhir pekan ke-3 November 2008, SMP YPS menyelenggarakan program English Camp selama 2 hari (Jumat-Sabut/21-22 Nov). English camp ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dan diikuti oleh 74 orang siswa kelas 7-9 yang selanjutnya dikelompokkan menjadi 10 group. Program ini direalisasikan oleh Languege Department di bawah koordinasi Ibu Khaerati sebagai ketua panitia dengan melibatkan 20 orang guru dan 5 orang siswa sebagai tenaga operasional lapangan.
Kegiatan ini disetting dalam sebuah situasi yang competitif dengan tiga agenda utama yaitu lomba Drama (parody), Debat, dan Cooking Presentation Contest. Selain itu, program tambahan juga diberikan untuk menambah kesemarakan kegiatan seperti nonton bareng, Senam Kebugaran 2008, dan berbagai games. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini “Two days living with full english leads to everyday usage”.
Meskipun English camp kali ini diikuti oleh hanya sebagian dari keluruhan siswa di sekolah ini, manfaatnya diharapkan dapat memotivasi siswa untuk membiasakan diri menggunakan bahasa inggris. Yah, paling tidaksetelah kegiatan ini para peserta dapat menjadi pelopor bagi teman-temannya. Betapa tidak, selama kegiatan berlangsung siswa dilatih menggunakan bahasa inggris melalui kegiatan yang diperlombakan. Praktis rasa percaya diri mereka, tentu diharapkan dapat meningkat. Kebiasaan menggunakan bahasa inggris dalam pergaulan terutama di lingkungan sekolah dapat menjadi virus positif bagi pembudayaannya dalam kehidupan sekolah.
Selamat kepada para siswa yang terlibat, dan Penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap usaha maksimal dilakukan oleh para guru pembina. Terus berkarya dan Bravo YPS!!!



3 tanggapan so far ↓
pank // November 22, 2008 pada 3:25 pm |
Idupppp YPS, Bravo Sorowako….
budi pranoto // Desember 4, 2008 pada 2:14 pm |
hai semua senang sekali mendengar dan membaca ceritanya….jadi inget kisah lama saya waktu jadi guru bimbingan dan konseling di SMP YPS…………keep spirit………
akharistra // Oktober 8, 2009 pada 9:18 pm |
bsa minta time schedule am tata tertibx gak? kami jg mw buat english camp.